Dewa United Bangkit dari Ketertinggalan, Taklukkan Hi-Tech 97-77 di Debut BCL Asia-East 2026
Pelitadigital Sport – Dewa United Banten membuka kiprah mereka di ajang FIBA Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Dewa United Arena, Jumat malam (27/3), klub asal Indonesia tersebut menundukkan wakil Thailand, Hi-Tech Basketball Club, dengan skor 97-77.
Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Dewa United yang untuk pertama kalinya berpartisipasi di kompetisi regional tersebut. Meski demikian, perjalanan menuju kemenangan tidak diraih dengan mudah.
Pada awal pertandingan, Dewa United justru mengalami kesulitan menemukan ritme permainan. Sepanjang lebih dari tujuh menit pertama di kuarter pembuka, tim tuan rumah hanya mampu mencetak empat poin. Kondisi itu membuat mereka sempat tertinggal hingga 12 angka di babak pertama.
Namun perubahan strategi yang dilakukan tim pelatih perlahan mengubah jalannya pertandingan. Intensitas pertahanan meningkat, sementara serangan mulai menemukan pola yang lebih efektif hingga akhirnya Dewa United mampu membalikkan keadaan dan menutup laga dengan selisih 20 poin.
Performa gemilang ditunjukkan Troy Gillenwater yang tampil sebagai mesin poin tim. Ia mencetak 31 poin dan sembilan rebound, dengan akurasi 11 dari 21 percobaan tembakan sepanjang pertandingan.
Kontribusi penting juga datang dari Rio Disi yang menambahkan 18 poin selama 29 menit bermain. Sementara itu, Joshua Ibarra mencatatkan double-double dengan 14 poin dan 11 rebound, serta Dio Tirta Saputra yang menyumbangkan 12 poin bagi Dewa United.
Salah satu faktor krusial dalam kemenangan ini adalah performa playmaker D.J. Cooper. Guard asal Amerika Serikat tersebut mencatatkan 19 assist, angka yang menjadi penentu perubahan ritme permainan tim.
Asisten pelatih Dewa United, Eduardo Ramori Diaz Cuello, menilai timnya sempat kesulitan mengontrol pertandingan sebelum akhirnya menemukan momentum setelah perubahan strategi pertahanan.
“Di awal kami tidak bisa menemukan irama permainan, sehingga kesulitan untuk mengendalikan permainan. Tembakan kami juga kurang bagus,” ungkapnya. “Tetapi dengan perubahan zone press di kuarter kedua, kami bisa memberikan tekanan pada lawan. Lalu D.J. Cooper membuat perbedaan dengan 19 asis-nya.”
Momentum kebangkitan Dewa United mulai terlihat pada kuarter kedua ketika Cooper mencatatkan lima assist yang membuka peluang poin bagi rekan-rekannya.
Memasuki babak kedua, kontribusinya semakin terasa dengan tambahan 12 assist, membantu tim tuan rumah menciptakan sejumlah peluang terbuka. Keunggulan Dewa United bahkan sempat melebar hingga 20 poin di kuarter keempat.
Gillenwater menyebut kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menatap pertandingan berikutnya di fase grup.
“Bagi saya, membaca situasi pertandingan menjadi sangat penting. Saya mencoba menggunakan pengalaman saya, dan berusaha mendapatkan tembakan yang lebih baik. Saya rasa, ini menjadi kemenangan yang bagus bagi tim kami,” ujar pemain asing Dewa United, Troy Gillenwater.
Setelah kemenangan pembuka ini, Dewa United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu, 29 Maret, menghadapi Johor Southern Tigers dalam lanjutan penyisihan Grup A BCL Asia-East 2026 yang juga akan digelar di Dewa United Arena. Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi tim tuan rumah untuk memperkuat posisi mereka di klasemen grup.







