Shai Gilgeous-Alexander Cetak 30 Poin, Thunder Tumbangkan Knicks 111-100
Pelitadiigital Sport – Oklahoma City Thunder kembali menunjukkan dominasinya di NBA musim ini setelah menaklukkan New York Knicks dengan skor 111-100 dalam laga yang berlangsung di Paycom Center, Minggu malam (29/3) waktu setempat. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Thunder sebagai salah satu kandidat kuat juara Wilayah Barat.
Penampilan gemilang kembali ditunjukkan oleh Shai Gilgeous-Alexander. Guard andalan Thunder tersebut mencetak 30 poin dan menjadi motor utama kemenangan timnya. Performa itu sekaligus memperpanjang catatan impresifnya dengan torehan minimal 20 poin dalam 135 pertandingan beruntun—sebuah rekor yang belum pernah dicapai pemain lain dalam sejarah NBA.
Thunder yang kini memiliki rekor 59 kemenangan dan 16 kekalahan tengah berada dalam tren positif. Tim asuhan Mark Daigneault itu berhasil memenangi 14 dari 15 pertandingan terakhir dan kini unggul sekitar dua setengah gim dari San Antonio Spurs dalam perebutan posisi puncak klasemen Wilayah Barat.
Selain kontribusi Gilgeous-Alexander, Thunder juga mendapat dukungan penting dari Jalen Williams yang menyumbang 22 poin. Di sektor rebound, Isaiah Hartenstein tampil solid dengan koleksi 13 bola pantul yang membantu Oklahoma City menjaga kontrol permainan.
Guard Thunder, Luguentz Dort, tak ragu melontarkan pujian terhadap performa rekan setimnya tersebut.
“Dia pantas disebut MVP,” ujar Dort mengenai Gilgeous-Alexander. “Dia tahu jenis tembakan apa yang akan dia dapatkan dan dia tidak akan pernah menyerah, dan kami tahu dia akan selalu agresif untuk kami, yang memang dia lakukan sepanjang pertandingan.”
Di kubu tim tamu, Jalen Brunson menjadi pemain paling produktif bagi New York Knicks dengan mencetak 32 poin. Namun upaya Brunson belum cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.
Knicks sebenarnya sempat memberikan perlawanan ketat. Sepanjang babak pertama, mereka beberapa kali mampu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya sempat memimpin untuk pertama kalinya pada kuarter ketiga. Efektivitas tembakan jarak jauh menjadi senjata utama New York, dengan 11 tripoin berhasil masuk dari 24 percobaan pada paruh pertama pertandingan. Sebaliknya, Thunder hanya mampu memasukkan tiga tripoin dari 12 percobaan pada periode yang sama.
Meski demikian, Oklahoma City berhasil membalikkan momentum permainan pada paruh kedua dan perlahan menjauh dari kejaran lawan.
Pertandingan juga diwarnai insiden teknis yang melibatkan pelatih Knicks, Mike Brown. Menjelang akhir kuarter ketiga, Brown dikenai pelanggaran teknis setelah memprotes keputusan wasit terkait aksi Cason Wallace yang mencoba menghadang tembakan Brunson. Di sisi lain lapangan, Wallace justru mendapatkan pelanggaran dari Josh Hart.
Ini merupakan pelanggaran teknis kedua Brown musim ini. Sebelumnya, ia juga menerima hukuman serupa pada 4 Maret lalu saat Knicks kalah tipis 100-103 dari Thunder di kandang sendiri.
Dalam laga tersebut, Brown juga sempat mengungkapkan kekecewaannya karena wasit tidak memberikan pelanggaran ofensif kepada Gilgeous-Alexander pada sebuah momen yang menurutnya krusial.
Sementara itu, Knicks juga mendapat kontribusi tambahan dari Josh Hart, Karl-Anthony Towns, dan Mikal Bridges yang masing-masing mencetak 15 poin. Towns bahkan menambahkan 18 rebound, menjadikannya pemain paling dominan di bawah ring dalam pertandingan ini.
Namun pertandingan sempat memanas pada awal babak kedua ketika siku Towns mengenai wajah Chet Holmgren. Insiden tersebut berujung pada pelanggaran keras yang menambah tensi pertandingan.
Kekalahan ini membuat Knicks kini menelan dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya mencatat tujuh kemenangan berturut-turut. Dengan rekor 48 kemenangan dan 27 kekalahan, tim asal New York itu masih harus bekerja keras untuk menjaga posisi mereka dalam persaingan papan atas Wilayah Timur.







