Beranda MotoGP Aprilia Gagal Sapu Bersih Podium di MotoGP Amerika 2026, Mesin Ai Ogura Bermasalah di Saat Krusial
MotoGP

Aprilia Gagal Sapu Bersih Podium di MotoGP Amerika 2026, Mesin Ai Ogura Bermasalah di Saat Krusial

Sumber Gambar : Lombok Post

Pelitadigital Sport – Dominasi Aprilia di MotoGP Amerika Serikat 2026 hampir mencapai puncaknya. Tim pabrikan asal Italia tersebut nyaris menguasai seluruh podium di Circuit of the Americas (COTA), namun skenario sempurna itu buyar setelah pembalap muda Ai Ogura terpaksa mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah teknis pada motornya.

Pada balapan yang berlangsung sengit tersebut, Aprilia sebenarnya sudah memastikan hasil gemilang melalui dua pembalapnya. Marco Bezzecchi berhasil keluar sebagai pemenang, sementara Jorge Martin mengamankan posisi kedua. Hasil itu menegaskan performa kompetitif RS-GP di salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender MotoGP.

Kesempatan untuk mencetak sejarah dengan menempatkan tiga pembalap di podium sempat terbuka lebar. Ai Ogura, yang memulai balapan dari posisi ke-10, tampil agresif sejak awal lomba. Pembalap asal Jepang itu secara bertahap menyalip sejumlah rival dan memperlihatkan ritme balap yang sangat kompetitif.

Momentum terbaik Ogura terjadi pada lap kesembilan ketika ia mencatatkan waktu putaran tercepat. Catatan tersebut menjadi indikasi bahwa ia memiliki kecepatan untuk bersaing memperebutkan posisi tiga besar. Pada fase tersebut, Ogura mulai mendekati Pedro Acosta yang berada di posisi ketiga.

Namun drama terjadi ketika balapan memasuki fase akhir. Motor RS-GP yang dikendarai Ogura tiba-tiba mengalami gangguan teknis pada mesin. Sistem perlindungan mesin pun aktif secara otomatis, sehingga memaksa pembalap Trackhouse Racing tersebut menghentikan balapan dengan lima lap tersisa.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku langsung merasa khawatir ketika melihat motor Ogura mengalami masalah di lintasan.

“Ketika Ogura mengalami masalah, jujur saja saya langsung merasa cemas. Mesin masuk ke mode perlindungan dan kami harus mencari tahu penyebabnya,” ujarnya.

Menurut Rivola, kendala tersebut tidak bisa dianggap sepele. Tim teknis Aprilia kini harus segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan masalah serupa tidak kembali muncul pada motor lain.

Di sisi lain, Ogura mengaku sangat kecewa karena gagal menyelesaikan balapan yang sebenarnya berjalan sangat positif baginya.

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya sangat kecewa untuk tim. Semua orang sudah bekerja keras, tapi hasilnya tidak seperti yang kami harapkan,” kata Ogura.

Pembalap Jepang itu menjelaskan bahwa gejala kerusakan sudah mulai terasa sejak awal sektor lintasan sebelum performa motornya menurun secara drastis.

Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh bos tim Trackhouse, Davide Brivio. Ia menilai peluang meraih podium sudah terbuka sebelum masalah mesin tiba-tiba muncul pada motor Ogura.

Walau gagal mencatatkan hasil sempurna, performa Aprilia tetap menjadi sorotan di MotoGP Amerika Serikat 2026. Kemenangan Bezzecchi dan posisi kedua Martin memperlihatkan kekuatan paket motor RS-GP. Namun insiden yang menimpa Ogura menjadi pengingat bahwa faktor teknis masih dapat mengubah jalannya persaingan di kelas utama MotoGP dalam hitungan detik.

Sumber : Liga Olahraga

Sebelumnya

Toprak Razgatlioglu Akhirnya Raih Poin Perdana di MotoGP 2026, Namun Yamaha Masih Punya PR Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pelita Digital Sport