Beranda MotoGP Finis ke-17 di COTA, Quartararo Akui Yamaha Masih Tertinggal dari Rival
MotoGP

Finis ke-17 di COTA, Quartararo Akui Yamaha Masih Tertinggal dari Rival

Sumber Gambar : Kompas

Pelitadigital Sport – Kegagalan kembali dialami pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, pada seri MotoGP Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA). Hasil yang jauh dari harapan membuat juara dunia MotoGP 2021 itu kembali mengungkapkan rasa frustrasinya setelah finis di luar posisi poin.

Dalam balapan utama yang digelar di Austin, Quartararo mencoba sejumlah pendekatan berbeda pada motor YZR-M1 miliknya. Namun, berbagai eksperimen tersebut belum mampu meningkatkan performa secara signifikan. Pembalap asal Prancis itu bahkan harus puas mengakhiri lomba di posisi ke-17.

Situasi tersebut semakin menegaskan bahwa Yamaha masih menghadapi persoalan serius dalam hal daya saing motor mereka dibanding para rival di grid MotoGP musim ini. Meski ada peningkatan waktu putaran dibanding musim lalu, Quartararo menilai perkembangan itu belum cukup untuk mengejar para kompetitor yang justru berkembang lebih pesat.

“Kita perlu sedikit mengurangi perbandingan waktu putaran, karena dengan tim, kita membandingkan… Ya, kita setengah detik lebih cepat di kualifikasi daripada tahun lalu, [tetapi] yang lain [mendapatkan] satu detik lebih cepat. Jadi akan bagus juga, bahkan untuk tim, untuk melihat bahwa waktu putaran jauh lebih lambat daripada tahun lalu di trek seperti Jerez dan Le Mans. Saya pikir para insinyur akan senang melihat itu,” ujar Quartararo.

Menurutnya, balapan di COTA juga tidak memberikan banyak pelajaran berarti bagi tim karena berbagai perubahan yang dilakukan pada motor justru tidak menghasilkan solusi yang diharapkan.

“Saya rasa tidak ada pelajaran yang bisa dipetik dari balapan seperti ini. Kami benar-benar kesulitan pada hari Minggu dan motornya banyak berubah. Saya mencoba melakukan beberapa hal sedikit berbeda, bereksperimen selama balapan, karena pada akhirnya, kami tertinggal jauh sehingga saya bisa mencoba beberapa detail kecil, tetapi jelas itu tidak berhasil,” pungkasnya.

Setelah hasil mengecewakan di Austin, Quartararo kini berharap seri berikutnya di MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez serta MotoGP Prancis di Le Mans dapat memberikan gambaran lebih positif bagi Yamaha. Dua lintasan tersebut dinilai bisa menjadi momentum evaluasi bagi tim untuk melihat sejauh mana perkembangan motor YZR-M1 di tengah ketatnya persaingan MotoGP musim ini.

Sumber : Liga Olahraga

Sebelumnya

Omari Moore Dipertahankan Valencia Basket, Kontrak Baru Disebut Sertakan Opsi Menuju NBA

Selanjutnya

Marc Marquez Akui Podium Sulit Diraih di MotoGP AS Usai Terkena Penalti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pelita Digital Sport