Beranda MotoGP Marc Marquez Akui Podium Sulit Diraih di MotoGP AS Usai Terkena Penalti
MotoGP

Marc Marquez Akui Podium Sulit Diraih di MotoGP AS Usai Terkena Penalti

Sumber Gambar : Readers

Pelitadigital Sport – Persaingan pada seri MotoGP Amerika Serikat menyisakan evaluasi penting bagi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. Meski tampil di salah satu sirkuit yang kerap memberinya hasil positif, Marquez mengakui bahwa peluang meraih podium pada balapan tersebut menjadi sangat berat setelah insiden di sprint race sehari sebelumnya.

Pembalap asal Spanyol itu harus menjalani penalti setelah terlibat senggolan dengan Fabio Di Giannantonio saat sprint race. Hukuman tersebut membuat posisinya kurang menguntungkan saat balapan utama dimulai, sehingga memaksanya memulai dari tengah rombongan dan kehilangan banyak waktu pada fase awal lomba.

Situasi tersebut berdampak langsung pada ritme balap Marquez. Ia harus bekerja ekstra keras untuk menembus barisan depan, sementara para rival sudah lebih dulu membangun jarak.

“Kami membayar kesalahan kemarin dengan harga yang sangat mahal. Karena kemarin kami mendapat nol poin, tetapi hari ini penalti itu – ketika Anda keluar di tengah grup, itu bagus untuk pertunjukan, tetapi tidak untuk diri saya sendiri! Saya sudah berusaha, saya melakukan yang terbaik. Saya mampu memahami beberapa hal selama balapan. Tetapi selain itu, posisi ke-5 adalah hasil terbaik yang bisa saya raih,” ucap Marquez saat diwawancara oleh media setempat.

Marquez menjelaskan bahwa momen paling sulit terjadi pada lap-lap awal ketika kondisi ban masih baru. Ia mengaku belum sepenuhnya nyaman mengendalikan motor, sehingga sempat melakukan kesalahan di tikungan pertama.

“Saya kehilangan banyak waktu di putaran-putaran awal, karena ketika ban masih baru, saya belum siap mengendarai motor. Saya merasa tidak nyaman. Bahkan di tikungan pertama, saya melakukan kesalahan seperti kemarin. Saya mengerem dan motor bergetar lalu saya berbelok lagi karena tidak bisa berhenti. Tapi selain itu, bagian kedua balapan memang bagus, tapi tidak cukup. Mungkin tanpa penalti, untuk memperebutkan podium saya rasa itu mungkin, tapi sulit,” pungkasnya.

Meski gagal naik podium, finis di posisi lima tetap menjadi hasil yang dianggap realistis bagi Marquez dalam situasi yang tidak ideal. Pembalap yang dikenal kuat di Circuit of The Americas itu menilai balapan tersebut memberikan sejumlah pelajaran penting bagi timnya, terutama terkait pengendalian motor pada fase awal balapan.

Hasil ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesalahan kecil dalam format balapan MotoGP yang padat—terutama dengan adanya sprint race—dapat berdampak besar pada hasil akhir akhir pekan balap. Bagi Marquez dan Ducati Lenovo, evaluasi dari seri Amerika diperkirakan akan menjadi bekal penting untuk menghadapi seri berikutnya.

Sebelumnya

Finis ke-17 di COTA, Quartararo Akui Yamaha Masih Tertinggal dari Rival

Selanjutnya

Toprak Razgatlioglu Akhirnya Raih Poin Perdana di MotoGP 2026, Namun Yamaha Masih Punya PR Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pelita Digital Sport