Beranda Sepak Bola Kartu Merah Cubarsi Jadi Titik Balik, Barcelona Takluk 0-2 dari Atletico Madrid
Sepak Bola

Kartu Merah Cubarsi Jadi Titik Balik, Barcelona Takluk 0-2 dari Atletico Madrid

Gambar : AcehGround

Pelitadigital Sport – Barcelona harus menerima kenyataan pahit setelah tumbang 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions musim 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, Blaugrana gagal memanfaatkan dominasi permainan dan justru dipaksa menyerah oleh efektivitas tim tamu.

Dua gol kemenangan Atletico Madrid dicetak oleh Julian Alvarez pada penghujung babak pertama dan Alexander Sorloth di paruh kedua pertandingan. Hasil ini memberi keuntungan besar bagi skuad asuhan Diego Simeone sebelum menjalani leg kedua di Stadion Metropolitano pekan depan.

Barcelona Dominan, Atletico Lebih Efektif

Sejak awal laga, Barcelona tampil agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Hansi Flick langsung menguji pertahanan Atletico hanya dua menit setelah kickoff melalui Marcus Rashford yang melepaskan tembakan jarak jauh. Namun, kiper Juan Musso masih mampu mengamankan bola.

Rashford kembali mendapatkan peluang beberapa saat kemudian setelah menerima umpan dari Lamine Yamal. Sekali lagi Musso tampil sigap dengan menutup ruang tembak penyerang asal Inggris tersebut.

Atletico sempat memberikan ancaman balasan pada menit kelima melalui Julian Alvarez. Penyerang Argentina itu menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras, tetapi masih dapat ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang Barcelona, Joan Garcia.

Barcelona sebenarnya sempat membobol gawang Atletico pada menit ke-18 melalui Rashford. Namun gol tersebut dianulir setelah VAR memastikan Lamine Yamal sudah berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan silang.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tuan rumah melalui kombinasi Rashford, Yamal, hingga Robert Lewandowski. Meski demikian, lini pertahanan Atletico yang dipimpin Juan Musso tampil disiplin dan mampu meredam berbagai peluang berbahaya.

Kartu Merah Ubah Jalannya Laga

Momentum pertandingan berubah drastis menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-44, bek muda Barcelona Pau Cubarsi melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone saat berada dalam posisi sebagai pemain terakhir.

Wasit awalnya memberikan kartu kuning, tetapi setelah meninjau tayangan VAR, keputusan tersebut diubah menjadi kartu merah. Barcelona pun harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain.

Situasi ini langsung dimanfaatkan Atletico Madrid. Dari tendangan bebas yang dihasilkan akibat pelanggaran tersebut, Julian Alvarez mengeksekusi bola dengan tendangan melengkung dari jarak sekitar 20 meter yang menghujam sudut atas gawang Barcelona. Gol itu membuat tim tamu unggul 1-0 tepat sebelum turun minum.

Upaya Barcelona Berbuah Buntu

Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berusaha mempertahankan intensitas serangan meskipun kalah jumlah pemain. Marcus Rashford sempat menciptakan peluang melalui tembakan dari sudut sempit, tetapi bola hanya menyentuh sisi luar jaring.

Peluang emas lain hadir pada menit ke-52 lewat tendangan bebas Rashford. Namun Musso kembali menjadi penyelamat bagi Atletico setelah menepis bola hingga membentur mistar gawang.

Serangan Barcelona terus mengalir melalui pergerakan Lamine Yamal dan Gavi. Salah satu peluang sempat tercipta saat sundulan Gavi mengarah ke depan gawang, tetapi Dani Olmo gagal memanfaatkannya.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Barcelona justru kembali kebobolan pada menit ke-70. Atletico Madrid menggandakan keunggulan melalui Alexander Sorloth yang menyambar umpan silang Matteo Ruggeri dengan sepakan voli dari jarak dekat.

Atletico Disiplin, Barcelona Frustrasi

Setelah gol kedua tersebut, Barcelona berusaha meningkatkan tekanan demi mencetak gol balasan. Namun rapatnya organisasi pertahanan Atletico membuat tuan rumah kesulitan menembus lini belakang tim tamu.

Joao Cancelo sempat mendapatkan peluang ketika tembakannya dari sudut sempit mengenai tiang gawang. Beberapa menit kemudian, Lamine Yamal juga hampir mencatatkan namanya di papan skor, tetapi upayanya kembali digagalkan Musso.

Hingga peluit panjang berbunyi, Barcelona gagal mencetak gol balasan meski menguasai jalannya pertandingan dalam banyak momen. Atletico Madrid pun pulang dari Camp Nou dengan kemenangan 2-0 yang menjadi modal berharga menuju leg kedua.

Statistik Pertandingan

Secara statistik, Barcelona sebenarnya lebih dominan sepanjang pertandingan. Blaugrana mencatatkan 18 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang, sedangkan Atletico hanya menghasilkan lima percobaan dengan tiga yang tepat sasaran.

Penguasaan bola juga berpihak kepada Barcelona dengan 58 persen berbanding 42 persen milik Atletico. Tim tuan rumah bahkan mencatatkan 536 operan dengan akurasi mencapai 90 persen.

Namun efektivitas Atletico menjadi pembeda utama dalam laga ini, terutama setelah Barcelona harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.

Susunan Pemain

Barcelona (4-2-3-1):
Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Gerard Martin, Joao Cancelo; Eric Garcia, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Marcus Rashford; Robert Lewandowski.

Atletico Madrid (4-4-2):
Juan Musso; Nahuel Molina, Robin Le Normand, David Hancko, Matteo Ruggeri; Giuliano Simeone, Marcos Llorente, Koke, Ademola Lookman; Antoine Griezmann, Julian Alvarez.

Sebelumnya

Link Live Streaming PSG vs Liverpool Kamis 9 April 2026, Duel Panas Perempat Final Liga Champions

Selanjutnya

PSG Bungkam Liverpool 2-0 di Parc des Princes, Juara Bertahan Amankan Modal Penting ke Anfield

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PelitaDigital Sport