Tatum dan Pritchard Bersinar, Celtics Amankan Kemenangan Ketiga Beruntun atas Hornets
Pelitadigital Sport – Boston Celtics melanjutkan tren positif mereka di NBA setelah menundukkan Charlotte Hornets dengan skor 114-99 pada laga yang berlangsung Minggu malam (29/3) waktu Amerika Serikat. Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi tim asal Boston, sekaligus mempertegas konsistensi mereka di papan atas Wilayah Timur.
Jayson Tatum tampil sebagai motor serangan Celtics dengan torehan 32 poin. Bintang utama Boston itu menunjukkan performa stabil sepanjang pertandingan dengan mencatatkan 12 dari 23 tembakan lapangan, termasuk lima tripoin dari 10 percobaan. Selain produktif mencetak angka, Tatum juga berperan sebagai kreator serangan dengan menyumbang delapan assist.
Kontribusi besar juga datang dari Payton Pritchard yang mencetak 28 poin. Guard Celtics tersebut tampil agresif menembus pertahanan lawan dan efektif memanfaatkan peluang. Ia menyelesaikan pertandingan dengan 10 dari 18 tembakan lapangan serta sempurna dalam enam percobaan lemparan bebas.
Performa impresif Pritchard semakin penting bagi Celtics yang kembali bermain tanpa Jaylen Brown. Brown absen untuk pertandingan kedua berturut-turut karena mengalami tendinitis pada Achilles. Dalam situasi tersebut, Pritchard mampu mengambil peran signifikan sebagai opsi serangan tambahan.
Penampilan konsisten Pritchard sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa laga terakhir. Saat Brown tidak bermain musim ini, ia mencatat rata-rata 25,1 poin, 4,9 rebound, dan 7,3 assist dalam delapan pertandingan sebelumnya.
Selain Tatum dan Pritchard, kontribusi penting juga datang dari Neemias Queta yang menambah 17 poin serta delapan rebound. Kehadirannya membantu Celtics menjaga keseimbangan permainan, khususnya di area paint.
Di sisi lain, Charlotte Hornets mengalami malam yang sulit, terutama dalam hal akurasi tembakan jarak jauh. Padahal sebelum pertandingan ini, Hornets tercatat sebagai tim dengan jumlah tripoin terbanyak di NBA musim ini dengan 1.210 tembakan masuk serta berada di peringkat ketiga dalam persentase tripoin sebesar 38,2 persen.
Namun menghadapi Celtics, akurasi mereka menurun drastis. Hornets hanya mampu memasukkan 12 dari 43 percobaan tripoin. Bahkan tiga pemain utama mereka—LaMelo Ball, Brandon Miller, dan Kon Knueppel—secara gabungan hanya berhasil mencetak tujuh tripoin dari 27 percobaan.
LaMelo Ball menjadi pencetak angka terbanyak bagi Charlotte dengan 19 poin, sementara Miles Bridges menambahkan 14 poin. Meski demikian, kontribusi tersebut belum cukup untuk menjaga Hornets tetap bersaing hingga akhir laga.
Celtics sejak awal pertandingan sudah mampu membangun momentum. Mereka sempat memimpin hingga 19 poin dan menahan Hornets hanya memasukkan lima dari 21 percobaan tripoin pada babak pertama.
Charlotte sempat memberi perlawanan di awal kuarter keempat dengan memangkas selisih menjadi sembilan poin. Namun momentum tersebut langsung dipatahkan oleh Tatum lewat tembakan tripoin yang dilepaskan dari atas garis lemparan bebas melewati penjagaan Bridges. Selepas tembakan tersebut, Tatum terlihat menatap penonton sambil menunjuk ketika keunggulan kembali melebar menjadi 16 poin.
Keunggulan Boston semakin aman setelah Pritchard mencetak layup yang membuat selisih melebar menjadi 17 poin dengan waktu tersisa 3 menit 52 detik. Melihat jarak poin yang sulit dikejar, pelatih Hornets Charles Lee akhirnya menarik seluruh pemain inti dan memainkan pemain cadangan hingga akhir pertandingan.
Bagi Charlotte, hasil ini menutup rangkaian tujuh laga kandang beruntun mereka dengan dua kekalahan berturut-turut. Sebelumnya Hornets sempat memenangi lima pertandingan pertama dalam periode tersebut yang membantu mereka mengamankan posisi setidaknya di zona play-in NBA musim ini.







