Jelang Duel Kontra Kroasia, Timnas Inggris Diguncang Kasus Pencurian di Markas Piala Dunia 2026
Pelitadigital Sport – Persiapan Timnas Inggris menghadapi laga pembuka Piala Dunia 2026 diwarnai insiden tak terduga. Sejumlah perlengkapan milik skuad The Three Lions dilaporkan hilang setelah kendaraan yang mengangkut barang-barang tim menjadi sasaran pencurian di Kansas City, Amerika Serikat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/6) saat perlengkapan tim sedang dalam proses pengiriman menuju Swoppe Soccer Village yang menjadi markas Inggris selama turnamen berlangsung. Kendaraan van yang membawa berbagai kebutuhan pemain dibobol oleh pelaku yang memanfaatkan situasi saat proses bongkar muat berlangsung.
Beberapa barang yang dilaporkan hilang meliputi jersey pemain, sepatu sepak bola, sarung tangan penjaga gawang, hingga bola latihan. Selain perlengkapan pertandingan, pencuri juga membawa kabur sejumlah jersey bertanda tangan pemain serta satu set Lego Nike Air yang bernilai hampir 100 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,8 juta.
Meski cukup mengganggu, pihak tim memastikan insiden tersebut tidak berdampak langsung terhadap kesiapan skuad menjelang pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Seluruh perlengkapan utama yang dibutuhkan untuk pertandingan disebut masih tersedia.
Kerugian akibat pencurian itu diperkirakan mencapai 18 ribu dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp322 juta. Nilai tersebut mencakup berbagai perlengkapan tim yang hilang dalam kejadian tersebut.
Perkembangan positif datang dari aparat keamanan setempat. Berdasarkan laporan ESPN, kepolisian berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Kedua tersangka diketahui bernama Mustafa Salik dan Erfan Kamal yang berasal dari San Antonio, Texas.
Jaksa di Jackson County, Missouri, telah mengajukan dakwaan kejahatan Kelas D terhadap keduanya. Jika terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.
Jaksa Penuntut Jackson County, Melesa Johnson, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
“Jackson County tidak akan mentolerir aktivitas kriminal apa pun yang menargetkan pengunjung Piala Dunia, termasuk tim internasional yang telah melakukan perjalanan ke sini untuk berkompetisi,” kata Jaksa Penuntut Jackson County Melesa Johnson, dilansir dari ESPN.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat.
“Kami berterima kasih kepada Departemen Kepolisian Kansas City dan pengacara kami yang siaga atas kerja cepat mereka dalam mengajukan dakwaan segera,” ujarnya.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Inggris memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Thomas Tuchel dijadwalkan menjalani laga perdana menghadapi Kroasia pada Kamis (18/6) di Stadion Dallas, Arlington.
Meski sempat diganggu masalah di luar lapangan, Inggris diperkirakan tetap fokus menatap pertandingan pembuka yang menjadi langkah awal mereka dalam upaya meraih gelar juara dunia. Kecepatan aparat dalam menangani kasus tersebut juga membantu mengurangi potensi gangguan terhadap konsentrasi para pemain menjelang turnamen paling bergengsi di dunia sepak bola.







