Austria Bangkit di Menit Akhir, Taklukkan Yordania 3-1 Lewat Drama VAR dan Penalti Arnautovic
Pelitadigital Sport – Austria membuka kiprahnya dengan hasil positif setelah menundukkan Yordania dengan skor 3-1 dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh drama. Kemenangan tim asuhan Ralf Rangnick itu tidak diraih dengan mudah karena Yordania sempat memberikan perlawanan kuat hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Sejak awal laga, Austria tampil dominan dalam penguasaan bola dan mencoba menekan pertahanan Yordania. Namun, tim asal Timur Tengah tersebut beberapa kali mampu menciptakan peluang berbahaya melalui serangan balik cepat.
Yordania bahkan hampir membuka keunggulan lebih dahulu ketika Ali Olwan mendapatkan peluang emas pada menit ke-22. Sundulannya yang memanfaatkan umpan lambung hanya membentur mistar gawang dan gagal mengubah skor.
Austria akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-21 melalui aksi Romano Schmid. Gelandang berusia 25 tahun itu menunjukkan kualitas individunya dengan menerima umpan di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper Yazeed Abulaila.
Gol tersebut membuat Austria semakin percaya diri. Meski demikian, Yordania tidak kehilangan semangat dan terus mencari celah untuk membalas.
Memasuki babak kedua, Yordania langsung memberikan kejutan. Baru lima menit setelah jeda, Ali Olwan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Penyerang Yordania itu memanfaatkan bola di depan gawang dan menyelesaikannya dengan tenang untuk menaklukkan Alexander Schlager.
Gol penyama tersebut membuat pertandingan berjalan semakin terbuka. Austria meningkatkan intensitas serangan, sementara Yordania mengandalkan kecepatan Mousa Tamari dan Ali Olwan dalam melancarkan serangan balik.
Austria sebenarnya sempat merayakan gol kedua pada menit ke-69. Namun, kegembiraan itu tidak berlangsung lama setelah wasit Dahane Beida melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya handball dalam proses gol sehingga skor tetap bertahan 1-1.
Tekanan Austria akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Berawal dari situasi bola mati, Yazan Al Arab yang berusaha menghalau umpan silang justru membuat kesalahan fatal. Sundulannya malah mengarah ke gawang sendiri dan membuat Austria kembali unggul 2-1.
Setelah unggul, Austria terus berusaha mengamankan kemenangan. Marko Arnautovic yang masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Yordania.
Drama terjadi pada masa injury time. Wasit sempat mengabaikan klaim handball yang dilakukan pemain Yordania di area terlarang. Namun setelah menerima rekomendasi dari VAR dan meninjau ulang tayangan pertandingan, wasit akhirnya menunjuk titik putih untuk Austria.
Arnautovic yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-90+12. Tendangan penalti striker veteran tersebut meluncur deras ke sisi kiri gawang dan tidak mampu dihentikan oleh Abulaila.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Austria dengan skor akhir 3-1. Hasil ini menunjukkan mentalitas kuat skuad Rangnick yang mampu mengunci kemenangan di tengah tekanan dan ketatnya perlawanan Yordania.
Selain menjadi penentu kemenangan, Arnautovic juga tampil sebagai sosok penting yang mengubah jalannya pertandingan setelah masuk dari bangku cadangan. Sementara di kubu Yordania, Ali Olwan menjadi pemain paling menonjol berkat kontribusi gol dan sejumlah peluang berbahaya yang merepotkan lini belakang Austria sepanjang laga.







