Beranda Sepak Bola Real Madrid Tunda Selebrasi Juara Barcelona Usai Tumbangkan Espanyol 2-1
Sepak Bola

Real Madrid Tunda Selebrasi Juara Barcelona Usai Tumbangkan Espanyol 2-1

Gamabar : Detik

Pelitadiigital Sport – Pertarungan pekan ke-34 La Liga musim 2025/2026 menghadirkan tensi tinggi saat RCD Espanyol menjamu Real Madrid di RCDE Stadium, Senin (4/5/2026). Dalam laga yang sarat tekanan tersebut, tim tamu sukses mengamankan kemenangan 2-0 berkat penampilan gemilang Vinicius Junior.

Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Madrid, tetapi juga berdampak langsung pada persaingan gelar. Kemenangan tersebut memaksa FC Barcelona menunda pesta juara yang sebelumnya berpeluang dikunci lebih cepat.

Dominasi Tanpa Hasil di Babak Pertama

Sejak peluit awal dibunyikan, Madrid langsung mengambil alih kendali permainan. Penguasaan bola yang dominan menjadi ciri permainan tim asuhan Carlo Ancelotti, meski penyelesaian akhir belum maksimal sepanjang 45 menit pertama.

Peluang terbaik lahir dari aksi Vinicius yang hampir membuka keunggulan. Sepakan kerasnya sempat berubah arah akibat defleksi, namun hanya membentur tiang gawang. Sementara itu, Espanyol mencoba mengandalkan skema bola mati, tetapi belum mampu membahayakan secara signifikan.

Di sisi lain, kiper Andriy Lunin tampil sigap menjaga gawang Madrid tetap steril hingga turun minum.

Vinicius Pecah Kebuntuan dan Jadi Penentu

Memasuki babak kedua, Madrid meningkatkan intensitas serangan. Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-55 lewat aksi individu Vinicius. Menerima kombinasi cepat bersama Gonzalo Garcia, pemain asal Brasil itu melewati lini belakang tuan rumah sebelum menaklukkan kiper dari sudut sempit.

Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan Madrid. Hanya berselang 11 menit, Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia memanfaatkan umpan tumit brilian dari Jude Bellingham dan menyelesaikannya dengan tembakan melengkung ke pojok atas gawang.

Dua gol tersebut sekaligus mengukuhkan status Vinicius sebagai pemain paling berpengaruh dalam pertandingan.

Kontroversi VAR dan Perlawanan Espanyol

Espanyol sempat mencoba bangkit dengan meningkatkan tekanan, terutama melalui situasi bola mati. Namun, lini pertahanan Madrid tetap disiplin.

Momen kontroversial terjadi ketika Omar El Hilali diganjar kartu merah usai pelanggaran terhadap Vinicius. Keputusan itu kemudian ditinjau ulang melalui VAR dan diubah menjadi kartu kuning, sehingga Espanyol tetap bermain dengan 11 orang.

Meski memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan, efektivitas tetap menjadi masalah bagi tim tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.

Persaingan Gelar Masih Terbuka Secara Matematis

Tambahan tiga poin membuat Madrid memangkas jarak dengan Barcelona, meski selisih tetap cukup jauh dengan empat pertandingan tersisa. Secara matematis, peluang juara masih ada, namun membutuhkan skenario nyaris mustahil.

Di sisi lain, Barcelona kini harus menunda momen penentuan gelar dan berpotensi menguncinya dalam laga krusial bertajuk El Clasico pekan depan.

Bagi Espanyol, kekalahan ini membuat posisi mereka di papan tengah belum sepenuhnya aman. Ancaman zona degradasi masih membayangi jika gagal meraih hasil positif dalam sisa pertandingan musim ini.

Sebelumnya

Statistik Laga MU vs Liverpool, Dominasi Tak Menjamin, The Reds Tumbang 2-3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PelitaDigital Sport