Beranda Sepak Bola Manchester City Ditahan Bournemouth 1-1, Gelar Liga Resmi Jadi Milik Arsenal
Sepak Bola

Manchester City Ditahan Bournemouth 1-1, Gelar Liga Resmi Jadi Milik Arsenal

Pelitadigital Sport – Manchester City berhasil menghindari kekalahan saat menghadapi Bournemouth pada pekan ke-37 Premier League 2025/2026. Bermain di Vitality Stadium, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB, tim asuhan Pep Guardiola memaksakan hasil imbang 1-1 berkat gol dramatis Erling Haaland pada masa injury time.

Meski terhindar dari kekalahan, tambahan satu poin tersebut tidak cukup bagi City untuk menjaga peluang merebut gelar liga. Hasil imbang ini sekaligus memastikan Arsenal keluar sebagai juara Premier League musim 2025/2026 sebelum kompetisi berakhir.

Bournemouth Tampil Efektif di Tengah Dominasi City

Sejak peluit pertama dibunyikan, Manchester City langsung mengambil inisiatif permainan. Jeremy Doku menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Bournemouth melalui percobaan dari luar kotak penalti pada menit kelima, namun masih mampu diamankan Djordje Petrovic.

City bahkan sempat menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-12 lewat Antoine Semenyo. Namun, gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan menunjukkan posisi offside dalam proses serangan.

Di tengah tekanan yang terus mengalir dari tim tamu, Bournemouth justru menunjukkan efektivitas permainan mereka. Marcus Tavernier dan Adrien Truffert beberapa kali merepotkan pertahanan City melalui serangan dari sisi kiri lapangan.

Peluang emas sempat diperoleh Evanilson pada menit ke-15, tetapi penyerang asal Brasil itu gagal memaksimalkan umpan matang Tavernier meski berada dalam posisi bebas di depan gawang.

Gol Indah Junior Kroupi Pecah Kebuntuan

Ketika pertandingan tampak berjalan seimbang, Bournemouth berhasil memecah kebuntuan enam menit sebelum turun minum.

Serangan berawal dari umpan terobosan Tavernier kepada Truffert yang bergerak di sektor kiri. Bek asal Prancis tersebut kemudian mengirimkan bola ke dalam kotak penalti yang disambut Eli Junior Kroupi.

Dengan kontrol yang tenang, Kroupi melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut jauh gawang Gianluigi Donnarumma. Gol berkualitas itu membawa Bournemouth unggul 1-0 sekaligus membuat pendukung tuan rumah bergemuruh.

Manchester City berupaya memberikan respons sebelum jeda pertandingan, tetapi rapatnya organisasi pertahanan Bournemouth membuat keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama berakhir.

Guardiola Ubah Strategi, Bournemouth Tetap Mengancam

Memasuki babak kedua, City meningkatkan intensitas serangan. Baru satu menit setelah kick-off, Nico O’Reilly memperoleh peluang emas setelah menerima umpan Erling Haaland. Namun, Petrovic kembali menunjukkan kualitasnya lewat penyelamatan penting.

Melihat timnya kesulitan menembus lini belakang Bournemouth, Guardiola melakukan perubahan pada menit ke-56 dengan memasukkan Phil Foden, Rayan Cherki, dan Savinho guna menambah kreativitas di lini serang.

Meski terus berada dalam tekanan, Bournemouth tetap mampu menciptakan ancaman melalui skema serangan balik. Pada menit ke-62, Rayan hampir menggandakan keunggulan tuan rumah, tetapi sepakannya hanya menghantam sisi luar tiang gawang.

Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, City semakin agresif menyerang. Namun, disiplin pertahanan Bournemouth membuat peluang-peluang yang diciptakan Rodri, Doku, maupun Cherki belum mampu menghasilkan gol penyama kedudukan.

Drama Injury Time Gagalkan Kemenangan Bournemouth

Bournemouth sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk mengunci kemenangan menjelang akhir laga. David Brooks dua kali memperoleh peluang terbuka pada menit ke-89 dan ke-90, namun gagal mengonversinya menjadi gol.

Kegagalan tersebut akhirnya harus dibayar mahal.

Saat laga memasuki menit ke-90+5, Rodri melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Bola liar yang memantul di area berbahaya langsung disambar Erling Haaland dengan sepakan kaki kiri keras yang tak mampu dihentikan Petrovic.

Gol tersebut menyelamatkan City dari kekalahan sekaligus mengubah skor menjadi 1-1. Namun waktu yang tersisa terlalu sedikit bagi tim tamu untuk membalikkan keadaan.

Hasil imbang pun menjadi akhir pertandingan yang pahit bagi kedua tim. Bournemouth kehilangan kemenangan yang sudah berada di depan mata, sementara Manchester City harus menerima kenyataan gagal mempertahankan mahkota Premier League.

Peluang Eropa Masih Terbuka untuk Bournemouth

Meski gagal meraih tiga poin penuh, Bournemouth tetap menjaga asa untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan. Performa disiplin dan kemampuan memanfaatkan ruang saat menghadapi salah satu tim terbaik Inggris menjadi modal penting bagi skuad asuhan Andoni Iraola menjelang pekan terakhir musim ini.

Di sisi lain, Manchester City harus puas mengakhiri perburuan gelar lebih cepat. Dominasi penguasaan bola dan jumlah peluang yang lebih banyak tidak mampu diterjemahkan menjadi kemenangan, membuat Arsenal resmi mengamankan trofi Premier League 2025/2026.

Statistik Bournemouth vs Manchester City

  • Tembakan: 10 – 14
  • Tembakan tepat sasaran: 2 – 5
  • Penguasaan bola: 45% – 55%
  • Operan: 346 – 459
  • Akurasi operan: 80% – 87%
  • Pelanggaran: 16 – 7
  • Tendangan sudut: 7 – 6
  • Offside: 2 – 2
  • Kartu kuning: 4 – 1
  • Kartu merah: 0 – 0

Susunan Pemain

Bournemouth: Djordje Petrovic; Adam Smith, Marcos Senesi, James Hill, Adrien Truffert; Alex Scott, Tyler Adams; Rayan, Junior Kroupi, Marcus Tavernier; Evanilson.

Manchester City: Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Marc Guehi, Abdukodir Khusanov, Nico O’Reilly; Rodri; Antoine Semenyo, Bernardo Silva, Mateo Kovacic, Jeremy Doku; Erling Haaland.

Sebelumnya

Manchester United Bidik Lewis Hall, Ambisi Kembali ke Papan Atas Bisa Picu Transfer Besar Musim Panas

Selanjutnya

Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Kunci Gelar Juara, Persaingan Tiket Eropa dan Zona Degradasi Masih Memanas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PelitaDigital Sport