Brasil Tunjukkan Kelas Juara, Vinicius Junior Bersinar Saat Hajar Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026
Pelitadigital Sport – Brasil kembali memperlihatkan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada pertandingan fase grup yang berlangsung Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. Tim asuhan Carlo Ancelotti tampil dominan sepanjang laga dan tidak memberi banyak ruang bagi Haiti untuk mengembangkan permainan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Selecao dalam upaya mengamankan posisi terbaik di klasemen grup. Selain hasil positif, performa sejumlah pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Matheus Cunha menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Alejandro Hernandez, Brasil langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi penguasaan bola membuat Haiti lebih banyak bertahan dan berusaha mematahkan alur serangan lawan.
Brasil sebenarnya sempat merayakan gol lebih cepat melalui Raphinha pada menit ke-12. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit menyatakan adanya posisi offside dalam proses serangan.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Berawal dari aksi individu Vinicius Junior yang memaksa kiper Johny Placide melakukan penyelamatan, bola muntah berhasil dimanfaatkan Matheus Cunha untuk mencetak gol pembuka. Setelah sempat diperiksa melalui VAR, gol tersebut akhirnya disahkan dan membawa Brasil unggul 1-0.
Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Brasil. Serangan demi serangan terus dilancarkan ke lini pertahanan Haiti yang mulai kesulitan mengimbangi kecepatan permainan lawan.
Pada menit ke-36, Matheus Cunha kembali menunjukkan ketajamannya. Menerima umpan matang dari Vinicius Junior di dalam kotak penalti, penyerang Brasil itu melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri atas gawang Haiti. Skor berubah menjadi 2-0.
Di tengah dominasi Brasil, Carlo Ancelotti harus melakukan pergantian lebih cepat setelah Raphinha mengalami cedera pada menit ke-39. Posisinya kemudian digantikan oleh Rayan.
Menjelang turun minum, Brasil sukses menambah keunggulan. Kali ini giliran Vinicius Junior yang mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time babak pertama. Menerima umpan dari Lucas Paqueta, penyerang Real Madrid tersebut dengan tenang menaklukkan Johny Placide dari jarak dekat dan membawa Brasil unggul 3-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Haiti mencoba tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui Dominique Simon, Jean-Kevin Duverne, hingga Wilson Isidor. Namun, kokohnya pertahanan Brasil serta penampilan disiplin Alisson di bawah mistar membuat seluruh peluang tersebut gagal berbuah gol.
Di sisi lain, Brasil tetap berusaha menambah keunggulan. Carlo Ancelotti melakukan sejumlah rotasi dengan memasukkan Gabriel Martinelli dan Endrick untuk menjaga intensitas permainan tim.
Endrick bahkan sempat membobol gawang Haiti pada menit ke-78. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena sang pemain lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Meski gagal menambah gol pada sisa pertandingan, Brasil tetap mengontrol jalannya laga hingga peluit panjang berbunyi. Haiti beberapa kali memperoleh peluang dari bola mati dan tembakan jarak jauh, tetapi tidak mampu mengubah keadaan.
Kemenangan 3-0 ini memperlihatkan efektivitas lini serang Brasil yang mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Vinicius Junior tampil sebagai motor serangan dengan satu gol dan satu assist, sementara Matheus Cunha mencuri perhatian lewat dua gol yang menjadi fondasi kemenangan Selecao.
Hasil tersebut sekaligus mempertegas ambisi Brasil untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang terus berkembang, tim besutan Carlo Ancelotti menunjukkan kesiapan mereka bersaing memperebutkan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.







