Arsenal Tundukkan Chelsea 3-1 di Emirates, Bekal Berharga Menuju Leg Kedua Liga Champions Wanita
Pelitadigital Sport – Arsenal WFC meraih hasil positif saat menjamu Chelsea FC Wanita pada leg pertama perempat final Liga Champions Wanita UEFA, Rabu (25/3/2026). Bermain di hadapan pendukungnya di Emirates Stadium, The Gunners tampil dominan dan mengamankan kemenangan dengan skor 3-1.
Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung menunjukkan inisiatif menyerang. Tim tuan rumah berupaya menekan pertahanan Chelsea dengan tempo permainan cepat, memaksa tim tamu lebih banyak bertahan pada awal pertandingan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-22. Penyerang Arsenal, Stina Blackstenius, sukses memecah kebuntuan setelah memanfaatkan peluang di area penalti dan membawa timnya unggul 1-0.
Keunggulan Arsenal tidak bertahan lama tanpa tambahan gol. Hanya berselang sepuluh menit, Chloe Kelly menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-32. Gol tersebut membuat tekanan semakin besar bagi Chelsea yang berusaha mengejar ketertinggalan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Chelsea mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk memangkas jarak. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66 melalui Lauren James yang berhasil mencetak gol balasan dan memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Namun, Arsenal kembali mengambil alih kendali permainan. Dominasi mereka kembali berbuah gol pada menit ke-76 lewat aksi Alessia Russo. Gol tersebut memastikan keunggulan Arsenal menjadi 3-1 hingga pertandingan berakhir.
Dari sisi disiplin pertandingan, duel dua tim asal London ini berjalan relatif seimbang. Arsenal dan Chelsea masing-masing menerima satu kartu kuning tanpa adanya kartu merah sepanjang laga.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Arsenal untuk menatap leg kedua. Dengan keunggulan agregat sementara 3-1, peluang The Gunners untuk melangkah ke babak semifinal semakin terbuka.
Di sisi lain, Chelsea masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Namun, mereka dituntut tampil lebih efektif dan agresif pada pertemuan berikutnya jika ingin menjaga asa di kompetisi tertinggi sepak bola wanita Eropa tersebut.







