Beranda Sepak Bola PSSI Ungkap Alasan Timnas Indonesia Jarang Main Tandang di FIFA Matchday
Sepak Bola

PSSI Ungkap Alasan Timnas Indonesia Jarang Main Tandang di FIFA Matchday

Gambar : Okexone Bola

Pelitadigital SportTimnas Indonesia kembali menegaskan arah kebijakan baru dalam menghadapi agenda internasional. Dalam FIFA Matchday Juni 2026, Skuad Garuda dipastikan menjalani dua laga uji coba internasional dengan status tuan rumah, masing-masing menghadapi Timnas Oman dan Timnas Mozambik.

Pertandingan pertama akan digelar pada 5 Juni 2026 melawan Oman, disusul duel kontra Mozambik empat hari kemudian. Seluruh laga dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.

Keputusan untuk terus bermain di kandang dalam beberapa agenda FIFA Matchday terakhir menjadi sorotan. Namun, PSSI memiliki pertimbangan tersendiri yang tak sekadar soal teknis pertandingan.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa keterbatasan undangan dari negara lain menjadi salah satu faktor utama.

“Iya, di samping memang keinginan kita untuk mengundang beberapa federasi atau tim dari luar, kita juga belum begitu banyak negara yang mengundang kita,” ujar Yunus Nusi di GBK Arena, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/5/2026).

Selain itu, PSSI juga mempertimbangkan aspek manfaat secara keseluruhan sebelum menerima undangan laga tandang.

“Dan kalau pun ada, kita juga harus melihat apakah bermanfaat baik bagi PSSI,” ucap Yunus Nusi.

Minim Laga Tandang Sejak 2019

Jika ditarik ke belakang, terakhir kali Timnas Indonesia menjalani laga tandang dalam FIFA Matchday terjadi pada Juni 2019 saat menghadapi Timnas Yordania di Amman. Sejak saat itu, tren berubah drastis dengan dominasi laga kandang dalam kalender internasional.

Meski demikian, bukan berarti Skuad Garuda sepenuhnya absen dari laga luar negeri. Dalam beberapa turnamen atau ajang tertentu, Timnas Indonesia tetap bermain di venue netral maupun markas lawan.

Namun khusus untuk FIFA Matchday, pendekatan “home base” tampaknya menjadi strategi yang terus dipertahankan.

Dukungan Suporter Jadi Faktor Kunci

Di balik keputusan tersebut, atmosfer suporter Indonesia menjadi pertimbangan utama. Antusiasme publik yang tinggi dinilai mampu memberikan dorongan moral signifikan bagi para pemain.

“Karena kita juga tahu euforia masyarakat dan suporter Indonesia yang begitu besar di Indonesia,” ucap Yunus Nusi.

“Maka dari itu, lebih kita mengundang tim-tim dari luar negeri untuk datang ke Indonesia,” terang Yunus Nusi.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa PSSI tidak hanya mengejar aspek kompetitif, tetapi juga berupaya membangun koneksi emosional antara tim nasional dan pendukungnya.

Dengan dua laga uji coba melawan Oman dan Mozambik, Juni 2026 akan menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk menguji kekuatan sekaligus menjaga momentum positif di hadapan publik sendiri.

Sebelumnya

Prediksi Aston Villa vs Nottingham Forest: Misi Comeback The Villans di Villa Park

Selanjutnya

Jadwal Bola Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026: Liverpool vs Chelsea, Persis vs Persebaya, Indonesia U17 Tampil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PelitaDigital Sport