Beranda Sepak Bola JDT Usung Misi Kebangkitan di Thailand, Buriram United Diminta Tak Terlena Keunggulan
Sepak Bola

JDT Usung Misi Kebangkitan di Thailand, Buriram United Diminta Tak Terlena Keunggulan

Gambar : Kompas

Pelitadigital Sport – Pertarungan sengit akan tersaji saat Johor Darul Ta’zim (JDT) FC menghadapi Buriram United FC pada leg kedua semifinal Shopee Cup™ di Stadion Thunder Castle, Thailand, Rabu (13/5/2026). Wakil Malaysia datang dengan tekanan besar setelah tertinggal agregat 1-3 dari hasil pertemuan pertama di Stadion Sultan Ibrahim pekan lalu.

Situasi tersebut membuat JDT wajib tampil agresif demi menjaga asa lolos ke final ASEAN Club Championship. Harimau Selatan juga dibayangi catatan kurang meyakinkan karena belum mampu mengalahkan Buriram dalam lima pertemuan terakhir, termasuk tiga kekalahan beruntun.

Meski demikian, pelatih JDT, Xisco Muñoz, menegaskan timnya tidak ingin terjebak dalam bayang-bayang hasil masa lalu. Menurutnya, fokus utama adalah bagaimana tim mampu menunjukkan mentalitas kuat di laga penentuan.

“I do not think about the psychological side or about the past,” ujar Xisco Muñoz, Pelatih JDT FC.

Pelatih asal Spanyol itu menilai peluang bangkit masih terbuka selama para pemain mampu menjaga keyakinan dan disiplin permainan sepanjang pertandingan.

“What matters is tomorrow and continuing the work we have been doing,” sambung Xisco Muñoz, Pelatih JDT FC.

Xisco juga meminta anak asuhnya tampil penuh karakter di hadapan publik tuan rumah yang dipastikan memberi tekanan besar sejak menit awal. Ia menilai laga ini akan menjadi ujian mental sekaligus pembuktian kualitas timnya di level Asia Tenggara.

“The mentality of the team has been very strong and we must continue showing personality, ambition and belief. It is important that we remain solid, manage the game well and keep believing until the end,” jelas Xisco Muñoz, Pelatih JDT FC.

Menurutnya, JDT harus berani melampaui batas kemampuan demi membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke partai final.

“Tomorrow the team needs big character and big personality in front of the fans and everyone watching. We must push ourselves to change the situation and fight for a place in the final,” kata Xisco Muñoz, Pelatih JDT FC.

Kabar baik datang untuk JDT jelang duel penting ini. Striker andalan mereka, Bérgson da Silva, dipastikan kembali memperkuat tim setelah absen pada leg pertama. Penyerang asal Brasil tersebut tengah berada dalam performa tajam usai mencetak enam gol di kompetisi domestik akhir pekan lalu.

Gelandang JDT, Nacho Mendez, menyebut kehadiran Bérgson bisa menjadi pembeda dalam upaya mengejar defisit agregat.

“He is a really important player for us and we are going to need his goals if we want to reach the final,” kata Nacho Mendez, Gelandang JDT.

Ia juga menilai kemenangan di liga domestik usai kekalahan pada leg pertama memberikan dampak positif terhadap kondisi mental tim.

“It was good for the team to win again after a difficult result in the first leg and it gave everyone positive feelings,” ujar Nacho Mendez, Gelandang JDT.

Sementara itu, Buriram United berada dalam posisi lebih nyaman setelah sukses mencuri kemenangan 3-1 di markas lawan. Pada leg pertama, dua gol Guilherme Bissoli serta satu gol Goran Causic membawa klub Thailand tersebut unggul sebelum JDT memperkecil ketertinggalan lewat Ager Aketxe. Namun Bissoli kembali mencetak gol pada menit ke-94 untuk mempertegas dominasi Buriram.

Meski memiliki keuntungan agregat dan bermain di kandang sendiri, pelatih Buriram United, Mark Jackson, menegaskan timnya tidak boleh kehilangan fokus.

“What we achieved in the first leg gives us a fantastic platform, but there is no way we can take our foot off the gas or underestimate the challenge ahead,” kata Mark Jackson, Pelatih Buriram United.

Jackson menilai performa timnya masih perlu ditingkatkan agar tidak memberi ruang kebangkitan bagi JDT yang dikenal memiliki kualitas individu berbahaya.

“We must remain fully focused and ready for the game, and we also know we need to improve on our performance from the first leg,” lanjut Mark Jackson, Pelatih Buriram United.

Pelatih Buriram itu juga menyoroti pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi pertandingan besar seperti semifinal Shopee Cup™. Menurutnya, faktor psikologis bisa menjadi penentu hasil akhir laga.

“The psychological aspect of football is massive. There are technical and tactical elements to preparing for games, but there is also a psychological side and we try to prepare the team in every aspect possible,” tutur Mark Jackson, Pelatih Buriram United.

Buriram United memang memiliki rekor impresif di kandang sepanjang turnamen berlangsung. Namun Jackson tetap menaruh respek terhadap kemampuan JDT yang dinilainya bisa memberi ancaman kapan saja.

“We know we are unbeaten at home in the Shopee Cup™ and we know this is a difficult place for opponents to come. But we also know Johor is a difficult place to play and we managed to get a result there,” ungkap Mark Jackson, Pelatih Buriram United.

Sebagai penutup, Jackson kembali mengingatkan skuadnya untuk menjaga konsentrasi penuh demi menghindari kejutan dari wakil Malaysia tersebut.

“That is why we understand we must remain fully prepared and fully focused in every aspect of the game,” tegas Mark Jackson, Pelatih Buriram United.

Sebelumnya

Bhayangkara Presisi Tembus Semifinal AVC Champions League 2026, Mental Juara Jadi Pembeda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PelitaDigital Sport